Tampilkan postingan dengan label Kimia kelas X. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kimia kelas X. Tampilkan semua postingan
2
komentar

Minggu, 29 Desember 2013

Perhitungan Kimia (Stoikiometri)

Perhitungan Kimia (Stoikiometri)

Teman-teman pada saat menimbang gula tentunya kalian tidak akan enghitung banyaknya gula pasir, bukan? Banyaknya gula pasir tidak dihitung berdasarkan banyaknya butiran gula, tetapi berdasarkan massanya, misalkan 1 kg.
Demikian halnya dengan atom, molekul, dan ion. Karena ukurannya sengat kecil, jumlah penentuan atom, molekul, dan ion dilakukan dengan cara menghitung jumlah partikel yang ada. Perhitungan ini sering disebut perhitungan kimia.
     
     1.       Mol
Mol adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan jumlah suatu atom, molekul, ataupun ion.
“satu mol adalah jumlah partikel yang terkandung dalam suatu zat yang jumlahnya sama dengan partikel yang terdapat dalam 12 gram atom C-12.”
Banyak etom yang terdapat dalam 12 gram C-12 adalah 6,02x1023 partikel yang disebut dengan tetapan Avogadro dan dinyatakan dengan huruf L (awalan nama Loschmid).
Dalam ketentuan tersebut, partikel dapat berupa atom, molekul, maupun ion. Jumlah partikel suatu zat (x) bergantung pada jumlah mol (n) zat tersebut.
0
komentar

Sabtu, 28 Desember 2013

Hukum Dasar Kimia

Hukum Dasar Kimia

Teman-teman pernahkah kalian memperhatikan komposisi suatu produk makanan? Nah, dengan secara tidak langsung kalian telah mempelajari hukum dasar kimia.
Hukum dasar kimia dapat digunakan untuk menghitung jumlah zat yang menyusun suatu produk. Bagaimana penerapan hukum dasar kimia dalam perhitungan dan bagaimana pula menentukan rumus kimia suatu enyawa? Ayo kita cari tau…
Dengan memahami hukum dasar kimia, kita akan mampu membuktikan Hukum Kekekalan Massa, Hukum Perbandingan Tetap, Hukum Perbandingan Berganda, dan Hukum Perbandingan Volume.
1.       Hukum Kekekalan Massa
Lavoisier melekukan percobaan dengan memanaskan merkuri oksida menghasilkan logam merkuri dan gas oksigen. Perhatikan reaksi dibawah ini:
Hukum kekekalan massa berbunyi :
“Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah tetap atau sama.”
4
komentar

Jumat, 27 Desember 2013

Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi Sederhana

Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi Sederhana

Teman-teman setelah kita mempelajari tentang jenis-jenis ikatan yang terjadi dari suatu molekul/senyawa, nah.. seekarang saatnya kita mempelajari penamaan suatu senyawa dan reaksi-reaksinya.
Pemberian nama asam klorida pada senyawa HCl merupakan salahsatu cara yang digunakan untuk memprmudah pengenalan suatu senyawa kimia. Pemberian nama pada senyawa kimia umumnya terdiri dari dua kata, sehingga disebu tata nama biner. Selain itu, ada juga tata nama senyawa poliatomik untuk senyawa anonganik dan organik yang terdiri atas ion bermuatan positif (kation) dan negatif (anion).
A.      Tata Cara Penulisan Senyawa Kimia
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menggunakan produk yang tersusun atas senyawa-senyawa kimi seperti HCl (asam klorida), NH4Cl (amonium klorida), dan H3PO4 (asam pospat). Setiap senyawa kimia memiliki nama yang berbeda dengan senyawa kmia lainnya, sehingga mempermudah mengenalinya (hehe… ta’aruf). Pemberian nama suatu senyawa diatur oleh badan internasional, yaitu IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry) yang diikuti oleh semua negara. Aturan IUPAC meliputi tata cara penulisan nama dan rumus kimia suatu zat.
0
komentar

Minggu, 22 Desember 2013

Ikatan Kimia

Ikatan Kimia

Ikatan Kimia
Teman-teman pernahkah kalian memperhatikan orang yang sedang menari dan saling berpegangan tangan? kalian tahu tidak sabagian besar unsur yang ada di alam juga memiliki “tangan” yang saling berikatan. Nah unsur apa saja yang dapat berikatan? Bagaimanakah ikatan yang terjadi? Ayo kita bahas!
Sebagian besar unsur yang ada dialam mempunyai kecenderungan untuk berinterksi (berikatan) dengan unsur lain. Hal itu dilakukan karena unsur tersebut ingin mencapai kesetabilan. (seperti halnya manusia yang selalu mencari pasangan untuk pendamping hidupnya. Betul tidak? Hahay :D…)
interaksi yang terjadi antar unsur disebabkan oleh ikatan ion, ikatan kovalen (tunggal, ragkap dua, dan rangkap tiga), ikatan koordinasi, serta ikatan logam.

0
komentar

Selasa, 21 Agustus 2012

Ikatan Kimia

Ikatan Kimia


Teman-teman pada bahasan sebelumnya, kita telah mengenal struktur atom dan sistem periodik unsur, kita sudah mempelajari bahwa sampai saat ini jumlah unsur yang dikenal manusia, baik unsur alam maupun unsur sintetis telah mencapai sebanyak 118 unsur. Tahukah Kawan bahwa di alam semesta ini sangat jarang sekali ditemukan atom berdiri sendirian, tapi hampir semuanya berikatan dengan dengan atom lain dalam bentuk senyawa, baik senyawa kovalen maupun senyawa ionik.
Pernahkah Kita membayangkan berapa banyak senyawa yang dapat terbentuk di alam semesta ini?
Mengapa atom-atom tersebut dapat saling berikatan satu dengan yang lain?
Apakah setiap atom pasti dapat berikatan dengan atom-atom lain?
Apakah ikatan antaratom dalam senyawa – senyawa di alam ini semuanya sama?
Nah, untuk mengetahui jawaban dari pertanyaanpertanyaan tersebut, Teman-teman harus mempelajari Ikatan kimia ini.
0
komentar

Sabtu, 11 Agustus 2012

Sistem Periodik : Kelas X

Sistem Periodik Unsur


A.    Perkembangan Sistem Periodik Unsur


Taukah anda apa fungsi dari Sistem Periodik??
Setelah para ahli secara terus-menerus menemukan unsur-unsur baru, maka jumlah unsur semakin banyak dan hal ini akan menimbulkan kesulitan dalam mempelajarinya, jika tidak ada cara yang praktis untuk mempelajarinya. Oleh karena itu, para ahli berusaha membuat pengelompokan sehingga unsur-unsur tersebut tertata dengan baik. Puncak dari usaha tersebut adalah terciptanya suatu tabel unsur yang disebut sistem periodik unsur. Sistem periodik unsur ini mengandung banyak sekali informasi tentang sifat-sifat unsur, sehingga sangat membantu dalam mempelajari unsur-unsur yang kini berjumlah tidak kurang dari 118, yang meliputi unsur alam dan unsur sintetis.

1).  Hukum Triade Dobereiner
  • Dikemukakan oleh Johan Wolfgang Dobereiner (Jerman).
  • Unsur-unsur dikelompokkan ke dalam kelompok tiga unsur yang disebut Triade.
  • Dasarnya : kemiripan sifat fisika dan kimia dari unsur-unsur tersebut.
 

Copyright © 2010 All About Chemistry | Blogger Templates by Splashy Templates | Free PSD Design by Amuki